_

Sunday, July 17, 2011

Siung Beach

Akhirnya tiba pada rute terakhir perjalanan wisata pantai yang berada di Gunung Kidul, yaitu Pantai Siung. Setelah kejadian di Pantai Krakal, tadinya saya memutuskan untuk pulang dan mengobati kepalanya Wahyu yang sedang terluka pada waktu itu, tetapi Wahyu tetap menginginkan untuk ke pantai lagi karena jarang sekali ia bisa berada di Jogja apalagi untuk berwisata pantai seperti ini. Maka kami memutuskan untuk pergi ke Pantai Siung dengan mobil dan supir yang kami sewa. Ternyata, letak Pantai Siung merupakan yang palig terjauh diantara pantai-pantai lainnya yang berada di kawasan Gunung Kidul. Perlu tambahan waktu sekitar satu jam untuk mencapai pantai ini dengan jalanan yang naik-turun dan berkelok-kelok tentunya.

Begitu sampai di tempat yang dituju, saya langsung speechless! Subhanallah.. Kalau dipostingan sebelumnya saya sempat bilang bahwa Pantai Krakal adalah pantai yang paling indah diantara pantai-pantai yang berada di kawasan Gunung Kidul, sekarang saya akan mengatakan bahwa Pantai Siung merupakan pantai yang sangat alami dan tentram, seperti sedang berada di alam mimpi dengan berbagai macam pemandangan tumpukan keeksotisan batu karang yang membuat pantai ini serasa berada di negeri dongeng! Saya sangat menikmati berada di pantai ini. Pada bagian sebelah kiri pantai terdapat tumpukan batu-batu karang besar yang kalau air pantainya sedang surut pengunjung dapat memasuki daerah karang tersebut, seperti layaknya memiliki pantai pribadi.. Hehehehe.. Pantai ini juga suka dipakai oleh para pemanjat tebing karena memiliki berbagai macam tebing untuk dipanjat, sambil menikmati pemandangan yang indah tentunya.

Inilah akhir dari perjalan kami berwisata ke pantai-pantai yang berada dikawasan Gunung Kidul. Sangat puas sekali rasanya menikmati Pantai Baron - Pantai Kukup - Pantai Krakal - Pantai Siung dalam sehari. Dengan bermodalkan Rp500.000,- kami dapat melakukan perjalanan ini sudah termasuk mobil dengan bensin dan supir sewaan (Rp400.000,-), makan pagi dan siang (Rp50.000,- untuk 2 orang), karcis masuk ke daerah wisata Gunung Kidul dan Pantai Siung (Rp10.000,-), sewa kamar mandi umum (masing-masing pantai Rp2.000,-), serta biaya parkir (masing-masing antara Rp2.000,- sampai Rp5.000,-). Keempat pantai tersebut memiliki daya tarik yang sangat menarik, indah dan berbeda-berbeda. Sangat worth-it untuk dikunjungi. :)

Saturday, July 16, 2011

Krakal Beach

Rute ketiga setelah mengunjungi Pantai Baron dan Pantai Kukup adalah Pantai Krakal. Awalnya saya dan Wahyu tidak merencanakan ke pantai ini, melainkan ke Pantai Sundak. Tetapi karena supir yang kami sewa merekomendasikan Pantai Krakal lebih bagus pemandangannya daripada Pantai Sundak, maka kami memutuskan untuk mengunjungi Pantai Krakal. Ternyata memang benar, Pantai Krakal merupakan pantai yang paling terbagus diantara pantai-pantai lainnya yang berjejeran di kawasan Gunung Kidul dengan pasir berwarna putih dan air yang berwarna biru jernih yang terbentang luas dengan pemandangan bukit-bukit hijau disekelilingnya. Tetapi sayangnya, pantai ini malah sepi pengunjung. Supir yang kami sewa menjelaskan bahwa pantai ini baru saja dibuka kembali setelah sebelumnya direnovasi.

Kami mengalami pengalaman yang kurang menyenangkan di pantai ini saat Wahyu mau shalat dzuhur. Waktu mau mengambil air wudhu, tiba-tiba ia terjedut atap pintu kamar mandi umum! Tadinya kami pikir tidak kenapa-kenapa dan malah sempat menertawakannya. Tetapi begitu Wahyu selesai mengambil air wudhu, ada darah segar berwarna merah yang mengalir deras dari kepalanya. Kami pun sangat histeris pada waktu itu. Sayangnya, disana tidak tersedia tim SAR atau bahkan penduduk setempat tidak memiliki betadine! Kami berdua mencoba untuk tenang dan membersihkan darahnya dengan air dan tissue, lalu setelah  itu Wahyu pun melaksanakan shalat dzuhur. Pada saat shalat dzuhur, tiba-tiba dipundaknya Wahyu ditempeli oleh binatang semcam belalang (tetapi bukan belalang) yang besar. Saya yang sedang berhalangan shalat  sempat terkejut saat melihat binatang tersebut dan mengusirnya dengan sapu yang terdapat di masjid setempat. Yah, kami tidak tau alasannya mengapa Wahyu sempat "diganggu" pada saat mengunjungi pantai ini. Tetapi untuk keindahan pantainya, Pantai Krakal memang yang paling bagus menurut kami.

Thursday, July 14, 2011

Kukup Beach

Setelah puas bermain di Pantai Baron, maka saya dan Wahyu melanjutkan perjalanan wisata pantai yang ada di Yogyakarta. Tujuan kedua yang kami pilih adalah Pantai Kukup. Pantai yang terletak persis disebelah Pantai Baron ini merupakan pantai yang paling ramai didatangi oleh pengunjung dan wisatawan. Meskipun bersebelahan dengan Pantai Baron, tetapi pemandangan pantai yang disuguhkan oleh Pantai Kukup sangatlah berbeda dengan Pantai Baron. Pantai Kukup memiliki pasir yang berwarna putih dengan air laut yang berwarna biru. Terdapat banyak goa-goa karang yang bisa dijadikan tempat berteduh bagi para pengunjung. Di pantai ini juga terdapat pulau kecil yang terbuat dari karang secara alami, pengunjung pun dapat mengakses ke pulau karang tersebut dengan jembatan yang dihubungkan dari Pantai Kukup. 

Selain itu, Pantai Kukup juga terkenal dengan keankeragaman biota lautnya, terutama ikan hias dan terumbu karang. Disepanjang jalan masuk pantai ini banyak terdapat penjual yang menjual berbagai macam ikan hias, terumbu karang, bahkan ada yang menjual bayi hiu. Ombak di Pantai Kukup terkenal besar dan cukup buas, tetapi pengunjung tak perlu khawatir karena di pantai ini tersedia sekelompok tim SAR yang selalu siap menolong.

Baron Beach

Setelah memakan waktu sekitar 2,5 jam dari Kota Yogyakarta, akhirnya saya dan Wahyu sampai di deretan kawasan pantai-pantai yang terletak di Gunung Kidul dengan mobil dan supir yang kami sewa. Kidul adalah bahasa Jawa yang berarti selatan, hal ini lah yang membuat pantai-pantai yang terletak dikawasan ini dijuluki Pantai Selatan. Kami pun melakukan perjalanan wisata pantai ini dengan mengunjungi Pantai Baron sebagai tujuan pertama kami.

Pantai Baron merupakan pantai yang "terdekat" setelah melewati Gunung Kidul. Lokasinya berada di Kabupaten Gunung Kidul di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjunsari, sekitar 20 km arah selatan Kota Wonosari (40 km dari Kota Yogyakarta). Di pantai ini juga terdapat muara sungai bawah tanah yang menyatu dengan air laut yang masih sangat jernih airnya karena sungai tersebut mengalir di bawah tanah sehingga terhindar dari pencemaran. Pantai Baron juga merupakan tempat pangkalan para nelayan yang mencari ikan dilaut, bisa dilihat dari begitu banyaknya kapal-kapan nelayan yang ada di sekitar pantai. Maka dari itu, di pantai ini terdapat pula Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sebagai pasar para nelayan untuk menjual ikan hasil tangkapannya.

Amazing Beaches Around Yogyakarta


Yogyakarta.. 
Begitu banyak nilai tradisi dan budaya..
Begitu banyak obyek wisata yang mengagumkan dan bersejarah..
Dan saya sangat lah bangga berasal dari kota ini, Yogyakarta....

Pariwisata Yogyakarta memang terkenal dengan Kraton, Candi Borobudur, Candi Prambanan, Malioboro dan sebagainya. Mungkin bagi orang yang bukan berasal dari Yogyakarta tidak mengetahui bahwa Jogja memiliki pariwasata pantai yang sangat indah. Selain Pantai Parang Tritis yang sejak dulu memang sudah terkenal, Jogja memiliki banyak garis pantai yang letaknya berdekatan satu sama lain tetapi meliki keindahan yang berbeda-beda. Sebut saja Baron, Kukup, Krakal, Depok, Sundak, Siung dan sebagainya. Jarak pantai-pantai tersebut dengan pusat kota Jogja bisa dibilang cukup jauh, kira-kira memakan waktu 2-3 jam untuk kesana dan haruslah melewati Gunung Kidul yang berputar-putar serta turun-naik jalannya, hati-hati lah bagi yang gampang mabuk perjalanan.

Kebetulan Wahyu waktu itu sedang mengikuti rapat kerja yang dilaksanakan di Yogyakarta bersama orang-orang kantornya, maka saya pun menyusulnya kesana karena Jogja adalah kampung halaman saya. Untuk masalah akomodasi, Wahyu menginap di Hotel Shantika yang difasilitasi oleh kantornya, sedangkan saya menginap di hotel milik nenek saya di kawasan Malioboro karena nenek saya waktu itu sedang berada di Jakarta, sehingga rumahnya yang terletak di Jalan Kaliurang km.7 tidak ada penghuninya.

Untungnya kegiatan rapat kerja Wahyu sudah selesai pada hari jumat malam, maka kami memutuskan untuk mengadakan perjalanan berdua untuk berwisata ke pantai-pantai yang ada di Jogja. Untuk kesana, kami memutuskan untuk menyewa mobil yang banyak tersedia di kawasan Jogja, harga sewa dan fasilitasnya bermacam-macam. Kami pun memilih menyewa mobil Avanza dan supir dengan harga Rp400.000,- per 12 jam (sudah termasuk bensin dan uang makan untuk supir).

Maka dimulailah perjalanan wisata pantai kami berdua dengan rute:
(untuk melihat masing-masing foto dan cerita pantai-pantai yang kami datangi, silahkan klik nama-nama pantai diatas)

Many things happened..

Tidak terasa waktu berjalan dengan cepat sejak terakhir saya memposting blog ini. Berbagai macam kejadian yang terjadi baik senang, sedih, kekecewaan, keberhasilan, kehilangan, perjuangan dan sebagainya.. Semuanya akan menjadi sebuah kenangan kalau kita sudah melewatinya. Tergantung pada keputusan masing-masing, apakah mau dijadikan sebagai kenangan manis atau kenangan pahit... Satu yang pasti, "Time will heal everything.."
 
Theme by BloggerThemes & Dfreebies
This template is brought to you by : allblogtools.com | Blogger Templates