_

Tuesday, March 27, 2012

Dilematis..

Akhirnya pengerjaan Tugas Akhir saya sudah mencapai tahap perancangan desain, tetapi ada pemikiran yang menurut saya dilematis mengenai pengambilan foto tentang orang-orang yang tidak mampu untuk bahan kampanye sosial saya.. Kebetulan saya menemukan sebuah link yang sesuai dengan apa yang saya rasakan..

Setelah membaca link tersebut, hal itulah yang membuat hati saya merasa tidak sanggup memfotonya, karena mereka bukan lah hanya sekedar objek belaka.. Mereka perlu benar-benar dibantu.. Rasanya sangat tidak sopan saat melihat orang yang sedang kesusahan mencari nafkah lalu kita memfotonya begitu saja untuk keperluan kita sendiri, yah meskipun saya memfotonya untuk tujuan sosial.. Saya jadi teringat tentang film Before Sunset dimana Celine yang seorang sukarelawan sangat tidak nyaman dengan pacarnya seorang fotografer yg lebih mengutamakan hasil foto gelandangan yang bagus daripada membantu objek gelandangan itu sendiri.. Ok, sebuah gambar atau foto mungkin akan menggugah perasaan orang-orang yang melihatnya untuk bersimpati dan berkomentar, tp apakah sampai untuk melakukan aksi untuk menolong dan menggerakkan orang-orang untuk menyisihkan uangnya atau memberinya makan dan tempat tinggal? 

Mudah-mudahan proyek Tugas Akhir saya mengenai kampanye sosial bersedekah ini bisa terselesaikan dan dapat mencapai tujuannya sehingga saya benar-benar bisa membuktikan bahwa rasa simpati dan mengetahui adanya orang-orang yang kesusahan disekeliling kita itu memang penting, tetapi yang terpenting adalah mengadakan aksi menolong itu sendiri daripada hanya sekedar bersimpati..

Movie Review: The Hunger Games

The Hunger Games
Genre: Adaptation, Adventure, Thriller, Action, Science Fiction, Fantasy
Starring: Jennifer Lawrence, Josh Hutcherson, Liam Hemsworth, Elizabeth Banks, Woody Harrelson, Lenny Kravitz, Alexander Ludwig, Stanley Tucci, Donald Sutherland
Director: Gary Ross and Steven Soderbergh
Excecutive Producer: Suzanne Collins & Robin Bissell
Distriburor: Lionsgate
Story:
Bersetting di masa depan, Panem merupakan sebuah bentuk peradaban / bangsa baru yang terbagi dalam 12 bagian wilayah (distrik) yang dikendalikan dan dikuasai oleh Capitol, tempat bermukimnya orang-orang kaya, materialis, dan hedonis. Setiap tahunnya terdapat sebuah acara televisi yang dinanti-nanti oleh seluruh warga Capitol, yaitu The Hunger Games. The Hunger Games merupakan sebuah permainan survival untuk berjuang hidup dimana pesertanya berjumlah 24 orang yang berasal dari dua orang perwakilan dari masing-masing distrik yang sudah diundi, yaitu seorang laki-laki dan seorang perempuan. Dari Distrik 12 terpilih lah seorang perempuan bernama Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) yang merelakan dirinya menjadi sukarelawan untuk menggantikan posisi adiknya yang terpilih dan seorang laki-laki bernama Peeta Mellark (Josh Hutcherson). Dalam proses pelatihan dan persiapannya, Katniss dan Peeta di bimbing oleh Effie (Elizabeth Banks), Haymitch (Woody Harrelson) yang merupakan mantan juara The Hunger Games, serta Cinna (Lenny Kravitz).
My Thought:
Satu lagi novel remaja berkualitas yang diangkat ke layar lebar, dan kali ini giliran The Hunger Games. Perlu diketahui sebelumnya, The Hunger Games adalah judul pertama dari trilogi buah karya Suzanne Collins yang diterbitkan pada tahun 2008 yang merupakan best seller di seluruh dunia. Awalnya saya sangsi dengan pemilihan Gary Ross yang minim pengalaman sebagai sutradara. Tetapi begitu melihat nama Steven Soderbergh sebagai 2nd Unit Director, saya pun mulai menaruh ekspektasi tinggi, apalagi saat sang pengarang novelnya juga ikut ambil bagian pada penulisan naskah dan juga menjadi excecutive producer-nya. Dan ternyata ekspektasi saya terjawab dengan memuaskan, hasilnya sangatlah bagus dan berkualitas! Pujian akting patut dilayangkan pada pemain utama, Jennifer Lawrence, yang bermain sangat apik sebagai seseorang yang berjuang bertahan hidup sekaligus sebagai seorang kakak yang sangat baik dan penyayang. Lawrence merupakan aktris pendatang baru yang namanya baru dikenal saat bermain di Winter's Bone dan X-Men: First Class. Saya yakin, setelah bermain di The Hunger Games ini, karir Lawrence akan semakin bersinar. 
Film ini memberikan gambaran nyata tentang perbedaan besar jarak antara orang kaya dan oran miskin, dan menurut saya film ini seakan-akan menyindir keegoisan orang kaya yang suka berlebihan, semena-mena dan hanya memikirkan kesenangan dan kepuasan mereka sendiri, tidak peduli apakah itu harus menyengsarakan nasib orang dibawahnya. Dan sosok Katniss Everdeen mengajarkan pada kita semua  bahwa menjadi orang yang apa adanya dan tidak dibuat-buat serta menjadi orang yang baik dan penyayang itu adalah suatu hal yang akan membawa kebaikan pada kita sendiri nantinya.

 
Theme by BloggerThemes & Dfreebies
This template is brought to you by : allblogtools.com | Blogger Templates